INILAH.COM, London – Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris mulanya enggan berbicara masalah agama. Namun setelah turun jabatan, ia menyatakan baru menganut Katolik. Kini, ia membaca Al Quran setiap hari.
Mulanya, Blair serta mantan Direktur Komunikasi dan Strategi pribadinya, Alastair Campbell, dikenal dengan ucapan khas mereka. “We don’t do God.” Sejak turun sebagai PM pada 2007, Blair perlahan berubah.
baca selanjutnya
I will continue, through this life, in every step, my dreams and hopes will achieve, because I can.
Senin, 13 Juni 2011
Rabu, 08 Juni 2011
Arti kejujuran untuk saat ini
“Ketika jujur tidak lagi jadi idola” judul dari sebuah risalah jumat 20 mei 2011 yang menyita perhatianku. Tentang kejujuran? Apa arti dari sebuah kejujuran sebenarnya?pada zaman saat ini adaKah kejujuran? Mungkin saudara sudah bisa menebak dari pertanyaan –pertanyaan diatas. Dalam ajaran agama islam telah disebutkan bahwa “ ……..wajib atas kalian berbuat jujur. Karena sesungguhnya jujur akan menunjuki kepada kebaikan dan kebaikan akan menunjukkan ke surge dan tidak henti –hentinya seseorang berbuat jujur dan memilih sampai ditulis Allah disisi –Nya sebagai orang jujur. Sabda Nabi SAW.( H.R.Bukhari dan At –Tirmizi) bagi umat yang beragama dan percaya adanya surga kelak, kejujuran akan membawa ke surga. Dan dalam surat Qs. an –Nisa 4 : 69 disebutkan jujur akan mendapatkan kenikmatan dari Allah SWT. Dan perbuatan yang tidak jujur atau bohong merupakan dosa bagi umat manusia. Tapi apa yang kita lihat disekitar kita terutama diri kita sendiri, apakah kita jujur dalam segala hal? Perlu intropeksi diri kita masing –masing apakah kita sudah jujur atau belum sebelum kita mencari ketidak jujuran orang lain.
Jujur merupakan barang langka dalam kehidupan saat ini, kita telaah di pemerintahan saat ini, persepsi kita sudah tertuju pada sosok –sosok berdasi yang pembohong. Pertarungan saling menjatuhkan tak urung penuh kebohongan, kejujuranpun lenyap ketika dibayar dengan uang, kejujuran ternyata begitu mahal, bagaimana tidak lembaga –lembaga yang yang tidak mau kecurangan atau keburukan perusahaanya terbongkar rela merogoh kocek jutaan atau bahkan triliunan demi menutup mulut seseorang agar tidak berkata jujur. Setiap individu yang dikuasai oleh nafsu dunia yang bergelimpang harta, tempat kedudukan tertinggi sebuah derajat yang diagungkan, atau kepentingan tujuan tertentu. Mereka membohongi oranglain, baik kepada atasanya, sahabatnya, rekan –rekanya, bahkan kaum derajatnya jauh dibawah dengan memenuhi hasratnya. Tak urung seseorang yang dipercaya untuk memimpin mereka demi kesejahteraan mereka berbalas dengan kebohongan. Seperti apa? Mengambil uang rakyat kecil, yah korupsi. Tak asing lagi kata itu dikalangan lapisan masyarakat Indonesia, bak idola dikalangan masyarkatn di setiap media cetak ataupun media elektronik sering terdengar berita tentang korupsi. Indonesia identik dengan korupsi, padahal mayoritas beragama islam yang mempunyai tuntunan tidak boleh berbohong, tapi kenyataanya, malah merajalela.harus adanya hukuman yang berat bahkan hukuman mati bagi para pembohong tersebut yaitu koruptor.
Apa yang membuat masyarakat Indonesia banyak yang seperti itu?dari dinikah sifat itu sudah tertanam, dan oleh siapa yang menanamkannya? Mungkin juga, bisa dilihat dalam dunia pendidikan saat ini. Kita ambil contoh hal yang sepela saja tentang ujian nasional. Apakah mereka benar –benar jujur mengerjakan ujian nasional dengan kemampuan siswa masing –masing. Saya rasa tidak, mengapa? Dari pihak sekolahan sendiri, dengan adanya system ujian nasional dengan batas nilai kelulusan makin banyak kebohongan yang muncul. Atas nama baik sekolah pasti menginginkan semua siswannya lulus semua dengan manaikkan nama dari sekolah tersebut. Berbagai cara ditempuh dari pihak sekolah untuk tujuan tersebut, semisaql dengan memperbolehkan siswa contek –contekan pada saat ujian, tak jarang juga guru –guru memberikan jawaban ujian. Memang tak banyak yang seperti itu, tapi dari beberapa sekolah sudah mewakili kesimpulan tentang kejujuran di lembaga pendidikan. Padahal dunia pendidikan adalah tempat satu –satunnya yang masih diperhitungkan dalam mncetak generasi yang jujur dan amanah. Dari pihak siswa sendiri, tekanan yang begitu besar agar dapat lulus pun membuat berbagai cara agar lulus. Dengan membeli kunci jawaban di lembaga –lembaga yang curang, mencotek temennya, atau membayar kepada pihak sekolah. Sungguh disayangkan apabila sudah begitu bagaimana kelak nanti bila sudah bekerja atau bahkan duduk di lembaga –lembaga pemerintahan. Diatas merupakan sedikit pendapat tentang kejujuran pada saat ini. Kini kembali pada diri kita masing –masing pada setiap individu, bagaimana ia menyikapi arti kejujuran ataupun membiasakan dalam menjalani kehidupan didunia. Ketika kita tahu hukumnya dalam agama kita?apa yang akan kita lakukan? Jawablah pada diri kalian dan lakukanlah jika itu baik dan sesuai tuntunan Allah SWT.
sike mart riskatd
mahasiswa pgsd uny 2008
Jujur merupakan barang langka dalam kehidupan saat ini, kita telaah di pemerintahan saat ini, persepsi kita sudah tertuju pada sosok –sosok berdasi yang pembohong. Pertarungan saling menjatuhkan tak urung penuh kebohongan, kejujuranpun lenyap ketika dibayar dengan uang, kejujuran ternyata begitu mahal, bagaimana tidak lembaga –lembaga yang yang tidak mau kecurangan atau keburukan perusahaanya terbongkar rela merogoh kocek jutaan atau bahkan triliunan demi menutup mulut seseorang agar tidak berkata jujur. Setiap individu yang dikuasai oleh nafsu dunia yang bergelimpang harta, tempat kedudukan tertinggi sebuah derajat yang diagungkan, atau kepentingan tujuan tertentu. Mereka membohongi oranglain, baik kepada atasanya, sahabatnya, rekan –rekanya, bahkan kaum derajatnya jauh dibawah dengan memenuhi hasratnya. Tak urung seseorang yang dipercaya untuk memimpin mereka demi kesejahteraan mereka berbalas dengan kebohongan. Seperti apa? Mengambil uang rakyat kecil, yah korupsi. Tak asing lagi kata itu dikalangan lapisan masyarakat Indonesia, bak idola dikalangan masyarkatn di setiap media cetak ataupun media elektronik sering terdengar berita tentang korupsi. Indonesia identik dengan korupsi, padahal mayoritas beragama islam yang mempunyai tuntunan tidak boleh berbohong, tapi kenyataanya, malah merajalela.harus adanya hukuman yang berat bahkan hukuman mati bagi para pembohong tersebut yaitu koruptor.
Apa yang membuat masyarakat Indonesia banyak yang seperti itu?dari dinikah sifat itu sudah tertanam, dan oleh siapa yang menanamkannya? Mungkin juga, bisa dilihat dalam dunia pendidikan saat ini. Kita ambil contoh hal yang sepela saja tentang ujian nasional. Apakah mereka benar –benar jujur mengerjakan ujian nasional dengan kemampuan siswa masing –masing. Saya rasa tidak, mengapa? Dari pihak sekolahan sendiri, dengan adanya system ujian nasional dengan batas nilai kelulusan makin banyak kebohongan yang muncul. Atas nama baik sekolah pasti menginginkan semua siswannya lulus semua dengan manaikkan nama dari sekolah tersebut. Berbagai cara ditempuh dari pihak sekolah untuk tujuan tersebut, semisaql dengan memperbolehkan siswa contek –contekan pada saat ujian, tak jarang juga guru –guru memberikan jawaban ujian. Memang tak banyak yang seperti itu, tapi dari beberapa sekolah sudah mewakili kesimpulan tentang kejujuran di lembaga pendidikan. Padahal dunia pendidikan adalah tempat satu –satunnya yang masih diperhitungkan dalam mncetak generasi yang jujur dan amanah. Dari pihak siswa sendiri, tekanan yang begitu besar agar dapat lulus pun membuat berbagai cara agar lulus. Dengan membeli kunci jawaban di lembaga –lembaga yang curang, mencotek temennya, atau membayar kepada pihak sekolah. Sungguh disayangkan apabila sudah begitu bagaimana kelak nanti bila sudah bekerja atau bahkan duduk di lembaga –lembaga pemerintahan. Diatas merupakan sedikit pendapat tentang kejujuran pada saat ini. Kini kembali pada diri kita masing –masing pada setiap individu, bagaimana ia menyikapi arti kejujuran ataupun membiasakan dalam menjalani kehidupan didunia. Ketika kita tahu hukumnya dalam agama kita?apa yang akan kita lakukan? Jawablah pada diri kalian dan lakukanlah jika itu baik dan sesuai tuntunan Allah SWT.
sike mart riskatd
mahasiswa pgsd uny 2008
Rabu, 18 Mei 2011
Kisah Untukku
Manusia tak kan ada yang sempurna, setiap langkah kehidupan manusia tak luput dari kesalahan dan dosa. Termasuk aku yang menjadi lumbung segala dosa, yang selalu tak luput dari kesalahan. Keimananku lemah untuk mengangkatnya, ku tak kaya dengan memiliki semua pemahaman tentang agamaku. Ku terlanjur dalam kehidupan yang gelap. Kegelapan yang menyelimuti akan perjalanan ku di dunia ini. Sempat ku lupa akan keyakinanku, sempat hilang dari jalan yang ku tuju. Seakan penuh kabut yang begitu tebal hingga ku tersesat. Semakin lama semakin aku menjauh akan kepercayaanku dulu. Semakin ku lupa akan tujuan kehidupanku di dunia ini.
Namun muncul sosok seorang yang mengubahku tuk kembali ke jalan benarku, memberiku pengharapan dengan perasaanya tuk kembali ke jalurku. Dengan perhatian dan semua yang kau berikan, ku yakin kau yang kan menuntunku hingga ku tua. Menjadi pendaping sehidup semati dalam jalan ALLAH SWT. Hatiku kembali bersih dari kabut yang selama ini menutupi jalanku,membuka lembaran baru tuk meneruskan langkahku dengan iringan semangatnya. Harapanku adalah sosok itu. Sosok pengubah hidupku yang buruk menjadi hidup yang lurus. Semangatku begitu besar agar aku cepat selesai dalam ku menempuh pendidikan, ku ingin melingkarkan cincin penahan hatinya agar hanya untukku. Doaku setiap waktu hanya untuknya, karna dialah aku kembali ke jalan-Nya.
Namun semua ternyata hanya fatamorgana bagiku, pupus sudah semua angan dan pengharapanku. Dia sosok yang indah bagiku, begitu pula memupus semangatku. Aku memang bukan lelaki yang sempurna untuknya, ku memang tak layak baginya. Walau begitu besar hati ini untuk memilikinya, namun itu tak cukup. Kau ingin pendamping yang tak ada di diriku. Dan aku tahu……
Agamaku saat ini masih belum pantas jika ku sandingkan dengannya, ku menyadarinnya. Sempat ku terjatuh kembali. Namun ini bukan akhir, dia telah menuntunku sampai saat ini. Kan ku perjuangkan segalanya ke jalan ALLAH SWT. Walau ku bukan makhluk yang sepanuhnya baik.Tapi aku tak pernah lelah untuk memperbaikinya, usaha dan keyakinanku untuk mencari dimana Tuhanku terus ku tangguhkan. Ku ingin setiap sebutan nama –NYA, hati ini bergetar dan merasa rendah. Ku ingin ketakutan menguasaiku ketika larangan –NYA ku langgar, memohon ampun atas segala dosaku. Amin.
Namun muncul sosok seorang yang mengubahku tuk kembali ke jalan benarku, memberiku pengharapan dengan perasaanya tuk kembali ke jalurku. Dengan perhatian dan semua yang kau berikan, ku yakin kau yang kan menuntunku hingga ku tua. Menjadi pendaping sehidup semati dalam jalan ALLAH SWT. Hatiku kembali bersih dari kabut yang selama ini menutupi jalanku,membuka lembaran baru tuk meneruskan langkahku dengan iringan semangatnya. Harapanku adalah sosok itu. Sosok pengubah hidupku yang buruk menjadi hidup yang lurus. Semangatku begitu besar agar aku cepat selesai dalam ku menempuh pendidikan, ku ingin melingkarkan cincin penahan hatinya agar hanya untukku. Doaku setiap waktu hanya untuknya, karna dialah aku kembali ke jalan-Nya.
Namun semua ternyata hanya fatamorgana bagiku, pupus sudah semua angan dan pengharapanku. Dia sosok yang indah bagiku, begitu pula memupus semangatku. Aku memang bukan lelaki yang sempurna untuknya, ku memang tak layak baginya. Walau begitu besar hati ini untuk memilikinya, namun itu tak cukup. Kau ingin pendamping yang tak ada di diriku. Dan aku tahu……
Agamaku saat ini masih belum pantas jika ku sandingkan dengannya, ku menyadarinnya. Sempat ku terjatuh kembali. Namun ini bukan akhir, dia telah menuntunku sampai saat ini. Kan ku perjuangkan segalanya ke jalan ALLAH SWT. Walau ku bukan makhluk yang sepanuhnya baik.Tapi aku tak pernah lelah untuk memperbaikinya, usaha dan keyakinanku untuk mencari dimana Tuhanku terus ku tangguhkan. Ku ingin setiap sebutan nama –NYA, hati ini bergetar dan merasa rendah. Ku ingin ketakutan menguasaiku ketika larangan –NYA ku langgar, memohon ampun atas segala dosaku. Amin.
Selasa, 10 Mei 2011
Manusia tak kan ada yang sempurna, setiap langkah kehidupan manusia tak luput dari kesalahan dan dosa. Termasuk aku yang menjadi lumbung segala dosa, yang selalu tak luput dari kesalahan. Keimananku lemah untuk mengangkatnya, ku tak kaya dengan memiliki semua pemahaman tentang agamaku. Tapi aku tak pernah lelah untuk memperbaikinya, usaha dan keyakinanku untuk mencari dimana Tuhanku terus ku tangguhkan. Ku ingin setiap sebutan nama –NYA, hati ini bergetar dan merasa rendah. Ku ingin ketakutan menguasaiku ketika larangan –NYA ku langgar, memohon ampun atas segala dosaku. dalam setiap hembus nafasku, ku syukuri akan nikmat yang begitu besar kau berikan. walau tergadang aku masih merasa kurang puas akan apa yang telah aku dapat,kadang merasa tak beruntung akan kehidupan yang aku jalani. kini pun aku merasa
Senin, 09 Mei 2011
Aku saat ini
Kini begitu aneh terasa
Perubahan yang tak kuinginkan menguasaiku
Niat yang kuinginkan perlahan sirna
Terbelenggu dan hanyut oleh waktu
Sikap yang bukan diriku tercermin jelas
Nyata dan sulit terhapus
Kadang berpikir tuk lepas namun terlalu kuat
Begitu hebatnya hingga ku tak kuasa
Hari yang kulalui bahkan bukan diriku
Pilihan yang ku anggap pengubah
Namun tetap tak menyentuh diriku
Seakan aku yang bukan aku kokoh dalam raga ini
Berkuasa tak sesuai inginku
Kuingin lepas…..
Dan kembali ke arah yang kubayangkan……….
Perubahan yang tak kuinginkan menguasaiku
Niat yang kuinginkan perlahan sirna
Terbelenggu dan hanyut oleh waktu
Sikap yang bukan diriku tercermin jelas
Nyata dan sulit terhapus
Kadang berpikir tuk lepas namun terlalu kuat
Begitu hebatnya hingga ku tak kuasa
Hari yang kulalui bahkan bukan diriku
Pilihan yang ku anggap pengubah
Namun tetap tak menyentuh diriku
Seakan aku yang bukan aku kokoh dalam raga ini
Berkuasa tak sesuai inginku
Kuingin lepas…..
Dan kembali ke arah yang kubayangkan……….
Senin, 02 Mei 2011
NII: Jilbab dan Shalat Lima Waktu tidak Wajib???
REPUBLIKA.CO.ID,PURWOKERTO - Muhammad Nuski, staf pengajar Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang pernah mendampingi sejumlah mahasiswa yang terpengaruh ideologi NII pada tahun 2009-2010, menyebutkan gerakan ini lebih tepat disebut sebagai organisasi penipu.
Berdasarkan wawancara sejumlah anggota NII dari Unsoed, Nuski menyebutkan mereka tidak pernah didoktrin tentang pendirian negara Islam Indonesia (NII). Mereka juga tidak diajarkan skema perjuangan layaknya sebuah gerakan radikal.
Ajaran yang diindoktrinasi oleh pentolan NII itu justru mengenai ajaran Islam yang sudah menyimpang. ''Antara lain, seperti pakaian jilbab bagi kaum muslimah yang disebutkan tidak wajib atau kewajiban shalat lima waktu yang juga disebut tidak diwajibkan dalam Islam,'' katanya.
baca lebih lanjut
Berdasarkan wawancara sejumlah anggota NII dari Unsoed, Nuski menyebutkan mereka tidak pernah didoktrin tentang pendirian negara Islam Indonesia (NII). Mereka juga tidak diajarkan skema perjuangan layaknya sebuah gerakan radikal.
Ajaran yang diindoktrinasi oleh pentolan NII itu justru mengenai ajaran Islam yang sudah menyimpang. ''Antara lain, seperti pakaian jilbab bagi kaum muslimah yang disebutkan tidak wajib atau kewajiban shalat lima waktu yang juga disebut tidak diwajibkan dalam Islam,'' katanya.
baca lebih lanjut
Ubah Ideologi Negara, NII Masuk Parpol
Mantan Menteri Peningkatan Produksi NII KW 9 Imam Supriyanto menyebutkan NII KW 9 memiliki tiga misi yakni pendidikan, ekonomi dan politik. Misi politik dari NII menemukan momentumnya seiring proses reformasi sejak 1998 silam dengan dibukanya keran demokrasi di Indonesia.
"Dengan munculnya era demokrasi, mereka (anggota NII) masuk partai politik seperti Partai Demokrat, Partai Golkar dan lain-lainnya," ujarnya saat bertemu Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di gedung DPR, Jakarta, Senin (2/5/2011).
baca lebih lengkap
"Dengan munculnya era demokrasi, mereka (anggota NII) masuk partai politik seperti Partai Demokrat, Partai Golkar dan lain-lainnya," ujarnya saat bertemu Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di gedung DPR, Jakarta, Senin (2/5/2011).
baca lebih lengkap
Langganan:
Postingan (Atom)